Tampilkan postingan dengan label Seni dan Budaya. Tampilkan semua postingan
![]() |
| suara.com |
Pernahkah kalian mendengar istilah susuri buncu tapih saurang?
Mungkin sedikit asing di telinga.
Tapi tahukah kalian makna di baliknya?
Secara bahasa istilah susuri buncu
tapih saurang berarti jelajahi ujung kain sarung sendiri. Tapih (kain sarung) bisa dikatakan sebagai
pakaian sehari-hari orang Banjar terutama pada zaman dahulu.
Dari pengertian tadi kita dapat menyimpulkan bahwa istilah susuri buncu tapih saurang berarti pahami
atau pelajari hal-hal yang ada pada diri kita terlebih dahulu.
Taufik Arbain, dosen sosial politik Universitas Lambung Mangkurat menjelaskan
istilah susuri buncu tapih saurang merupakan
bagian untuk menciptakan perdamaian. Dimana kita tidak boleh merasa paling
benar atau paling bagus.
“Orang berkonflik itu karena ada superior
yang tumbuh dalam pribadi maupun kelompoknya, maka istilah susuri buncu tapih saurang tersebut memiliki makna kita harus bisa mengintrospeksi
diri kita terlebih dahulu,” jelasnya.
SUSURI BUNCU TAPIH SAURANG
![]() |
| Pangantin Bausung ( HUT Kab. HSS 2013 ) |
Pangantin Bausung atau Bausung Pangantin adalah salah satu tradisi pernikahan yang ada di Kalimantan Selatan, khususnya di Kabupaten Hulu Sungai. Bausung diambil dari kata usung artinya gendong. sedangkan Pangantin (bahasa Banjar, Kal-Sel), atau pengantin yaitu pasangan mempelai pria dan wanita yang sedang melangsungkan perkawinan. Sepasang mempelai sebelum disanding di pelaminan terlebih dahulu diusung oleh dua orang penari. Diiringi gamelan, dua orang penari sambil menggendong kedua mempelai menari mengikuti irama gamelan ditengah pandangan para undangan yang menyaksikan acara tersebut.
Pada awalnya tradisi Bausung Pangantin ini hanya dilakukan oleh kalangan tinggat menengah keatas saja, karena memerlukan biaya yang mahal. Sehingga apabila dalam suatu keluarga mampu melaksanakan ba-usung pangantin berarti keluarga tersebut dianggap sebagai orang berada. Acara ini juga dianggap sebagai pesta yang meriah.
Seiring dengan perkembangan zaman, tradisi ini tidak hanya dilaksanakan oleh kalangan atas. Namun sudah menjadi bagian dari hiburan masyarakat Hulu Sungai, biayanya pun tidak menguras dompet.
Nah, demikian teman-teman yang bisa saya bagikan tentang satu kesenian daerah Kalimantan Selatan terutama di Hulu Sungai :) Semoga bermanfaat o:)
Hulu Sungai Selatan : Pangantin Bausung
Hello guys, kali ini kita akan ngebahas acara Car Free
Sunday yang ada di Kandangan, Kabupaten Hulu Sungai Selatan ( HSS ) –
Kalimantan Selatan.
| Car Free Sunday 1 |
| Jalan Santai |
HSS Car Free
Sunday atau Minggu bebas kendaraan di Hulu Sungai Selatan tepatnya
diselenggarakan di pusat kota Kandangan. Acara ini tidak hanya bertujuan
mengurangi dampak polusi udara oleh kendaraan bermotor, tapi juga membuat
masyarakat lebih mengenal makanan-makanan khas Hulu Sungai, terutama Hulu
Sungai Selatan. Selain itu, pada acara yang diselenggarakan setiap 2 minggu
sekali itu juga ada pentas seni dari SMA/SMK sederajat yang berada di wilayah
kabupaten Hulu Sungai Selatan yang dapat meningkatkan kualitas dan kreativitas
sebagai salah satu jalan untuk mewujudkan program pemerintah menjadikan Kota
Kandangan sebagai Kota Seni dan Budaya. Satu lagi yang tak kalah pentingnya,
Car Free Sunday juga membuat masyarakat lebih sehat karena dapat meningkatkan
rasa ingin berolahraga, dan juga dapat menjadi wadah silaturahm.
| Antusiasme warga mengikuti Car Free Sunday |
Nah demikian teman-teman, yang
bisa saya bagikan tentang Kota saya tercinta, KOTA DODOL :D
Pantengin terus posting Ibeng
berikutnya yah :* Love you all ... hehehe :p
| Car Free Sunday memang oke (y) :D |

